Refleksi

Tahun sudah berganti tapi aku ga bisa ngelupain masalalu. Aku percaya masalalu tidak untuk dilupakan tapi untuk dijadikan pembelajaran. Banyak pelajaran berharga kita peroleh dari hidup ini. Sekolah terbaik itu ”Sekolah Kehidupan” karena ga semua hal bisa kita pelajari dari bangku kuliah / sekolah konvensional. Aku paham ga semua hal bakalan kita dapatkan. Karena Tuhan memberi yang kita butuhkan bukan kita inginkan. Apapun rintangan dan masalah yang kita hadapi, yasudah dijalanin saja , yang penting kita tidak kehilangan harapan. Aku tau manusia makhluk yang lemah, maka jangan berharap sama manusia agar kamu tidak kecewa. Lebih baik berharap pada Sang Maha Rencana (Allah SWT).

Walau hidupku ini ga sesuai dengan rencanaku. Tapi taukah kamu ?? semua hidup manusia udah sesuai dengan rencana Tuhan. Semua jalan cerita anak Adam sudah tertulis di Lauh Mahfuz. Aku terkadang takut masa depan. Tapi aku juga seringkali menyangkalnya. Hey Ady masa depan itu ga ada. Yang ada cuma ”hari ini” dan ”kemarin”. Karena ”hari besok” adalah hari ini yang tertunda dy.

Cita citaku setinggi langit kadang berat terasa pahit, akan kukejar sampai aku bisa (begitulah penggalan lirik endank soekamti). Walau cita citaku setinggi bintang dilangit, aku yakin suatu saat bisa menggapainya. Aku percaya yang terdengar ga mungkin bagi manusia bisa jadi Allah memungkinkannya. Impianku yakni menjadi seorang entrepreneur. Karena aku pengen kaya, aku membenci kemiskinan. Hahaha… Kemiskinan merupakan salah satu faktor terjadinya berbagai tindak kejahatan…PERAMPOKAN…COPET…PENCULIKAN…BEGAL dll…!!! Uang memang ga bisa membeli kebahagiaan tetapi punya uang lebih bahagia daripada ga punya uang. Bagiku uang adalah alat untuk mandiri. Uang bukanlah symbol kesuksesan. Harta itu cuman titipan sementara. Kesuksesan yang sesungguhnya ialah kebahagiaan lahir dan batin. Karena toh hidup ini ga cuman di dunia saja. Kata pepatah di negeri seberang ”Memento Mori” (Ingatlah bahwa anda akan mati)

Aku tak menulis resolusi di tahun 2017 ini. Tapi selalu kutulis pencapaianku tiap hari. Tiap bangun tidur aku menulis ”MissionOfTheDay” di jurnal harianku dan kukerjakan jadwal misi misiku. Bagiku menulis jurnal harian itu penting. Biar aku bisa mantau terus perkembanganku dan perubahanku kayak gimana. Harapan rakyat kecil Indonesia sederhana saja ”Yang penting besok bisa makan”. Pepatah Belanda mengatakan ”De mens leeft niet van brood alleen” (Manusia tidak cuma hidup dari roti). ”Een natie leeft niet van brood allen” (Satu bangsa tidak cuma hidup dari roti). Ya benar, hidup ini ga cuman mikirin soal perut. Kamu sekalian adalah seorang Pemimpin, setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya atas apa yang dipimpinnya kelak, begitu sabda Rasullullah.

Aku percaya laki laki yang menghargai ibunya sudah barang tentu juga menghargai semua wanita.  Dari Abu hurairah r.a, beliau berkata ‘’Seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan berkata  ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548 .

Aku sangat menyayangi ibuku. Begitu juga kepadamu yang pernah singgah dihati. Yang terlanjur dihati memang ga mungkin bisa dilupakan. Doaku selalu yang terbaik untukmu yang dateng dan pergi. Sebagai penutup kutuliskan doa dari Bundaku saat hari Ibu yang lalu ”Ady semoga banyak rejeki, pinter nyari duit, dapet isteri yang sholehah”

Allohumaa amiinnn.

Doe je best (berusahalah dengan sebaik-baiknya)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s