Kesedihan Di Masa Muda

Seperti-halnya Doraemon yang memiliki mesin waktu. Aku juga mempunyai mesin waktu. Nama mesin waktuku adalah Lagu, menurutku setiap lagu memiliki memory atau kenangan tersendiri. Bila aku dengerin lagu-lagunya My Chemical Romance maka pikiranku dapat terbang menjelajah masa lampau. Aku jadi teringat akan kenangan masa-masa disekolah dulu. Orang bilang masa sekolah adalah masa paling indah, belakangan temenku juga berkata gini ”Wah klo bisa balik lagi ke masa putih abu-abu pasti seru ya”. Yesterday no more, my friend. Sayangnya masa lalu tak mungkin terulang lagi kawan.

Bagiku lebih baik pulang pagi daripada libur sekolah. Seenggaknya kalo sekolah pulang pagi sanguku masih banyak. Pernah dihari libur aku tetep nekat masuk, setelah bapak nganterin aku di deket sekolah ”Aku langsung cabut nyari angkot dan pulang..!” Dan taukah kamu ekspresi bapakku setelah mendapati anaknya pulang ke rumah 20menit kemudian ?? Oh ia kaget bukan maen. Aku aslinya libur kok Pak ”begitu kataku sambil ngitung sisa sangu hehe..” Sekolah memang menyenangkan walau aku ga tertarik dengan pelajarannya. Ditengah pelajaran aku dan kawanku sering minta ijin ke belakang mengisi perut. Oh mungkin aku terlalu kismin ? makan soto pun tanpa pendorong ? Kalo mbok kantinnya nawarin minum ? Langsung kujawab ngombe dudoh yu. Ya benar, cukup minum kuahnya doang. Pernah di tengah jam pelajaran aku kepergok guruku dikantin, tapi aku berhasil lolos. Sayangnya kawanku ketangkep, akhirnya ia berdiri di bawah tiang bendera sambil menaruh pot bunga di kepalanya. Dia jadi tontonan saat jam istirahat tiba. Ah kasiaan sekali kamu nak.

Masa istirahat ibarat surga bagi kami. Bagaimana tidak ? Di dalam kelas seperti berada di panti jompo, lemah lesu, boring, mata berkunang-kunang. Menurutku sekolahku lebih mirip panti jompo, yah banyak bangunan yang masih belum jadi, batu kerikil dan bongkahan bata berserakan dimana-mana. Tempat favoritku adalah di loteng sekolah, kebetulan kami bertetangga sama Sekolah Dasar. Sekolahku dan SD dipisahkan oleh lapangan. Oh iya aku pernah tawuran sama anak-anak SD tetangga. Begini kronologinya, aku pengen siomay lalu kupanggil anak-anak diseberang. Hey le beliin siomay ya…!! begitu seruku”. Duit lalu kujatuhkan dari loteng. Dan ternyata Duitku malah dibawa kabur. Ah sial langsung aja aku ambil beberapa batu.. Kulempar sekuat tenaga  WUSSS…WUSSSS.. Tuakkkkkk..!! Bocah tadi terkena kepalanya. Keadaan makin panas, si bocah sialan tadi manggil-manggil temannya. Kamipun diserbu hampir 20an anak SD. Hujan batu pun mendarat di loteng sekolahku, kami kemudian lari terbirit birit. Wajah ganteng dan imutku ini harus diselamatkan, begitu pikirku. Wkwkwk… Apa mungkin hari sialku ya, toh biasanya para anak SD kusuruh beliin makanan manut-manut aja.

Kata ”miskin” bagiku terlalu kasar untuk diucapkan. Lebih baik sebutlah kami para ”pria berpenghasilan pas-pasan karena pemasukan kami cuma dari uang saku”. Di zaman sekolah ada istilah pacaran paket hemat. Kawan sebangku memberi aku tips. Eh ril (panggilanku ariel peterpan saat itu) Aku lho malem mingguan cuma modal 2000 perak ?? Hmmm kok bisa, sahutku”? Gini lho ril, kamu ajak cewekmu motoran keliling Solo dan jangan berhenti didekat warung. Lha terus yang 2000 perak buat jagan-jagan parkir katanya. Gara-gara harga BBM naik, jumlah populasi jomblo meningkat sebesar 40%. Kenaikan harga barang-barang mengakibatkan orang males pacaran, begitu kata Bang Raditya Dika. Aku setuju dengan ucapan Bang Dika, tetapi itu tidak berlaku bagi kami yang memakai jurus paket hemat. Kasian juga sih ngeliat cewek kita yang kehausan, tapi dia cuma bisa minum air ludahnya sendiri.

Masa jomblo bagaikaan neraka jahanam karena tak ada murid cewek di sekolahku. Mencari cewek sungguh susah apalagi nyari kenalan. Kami dulu sampe bersafari ke berbagai SMEA dan SMA di seantero Solo. Bisa ngeliat kecantikan dari jauh aja sudah seneng. Bagaimana tidak ? Temen-temen sekelas sampai hapal jadwal ngepel mbak-mbak yang rumahnya samping kelasku. Hanya ngeliat mbak-mbak lagi nyapu & ngepel mereka begitu girangnya. Pernah kawan sebangku dapet kenalan dijalan, karena ga bawa HP dia mencatat nomor si cewek pada secarik kertas. Dan kampretnya kertas berharga yang digenggamnya tadi terbang dibawa angin. Pupus sudah harapannya, dicarinya harta karun tadi di ujung selokan sampai ujung lain dan hasilnya nihil. Makanya ya, jangan suka kebut-kebutan dijalan. Yang sabar ya nak, nek jodoh mesti ketemu neh. Sing penting saiki kowe golek liane wae, begitu kataku menimpali.

Bercerita tentang masalalu ibarat membuka luka lamaku kembali. Aku tak punya banyak keberanian membagi semuanya disini. Mungkin kelak aku bisa menulisnya disini. Yah satu hal yang kusesali adalah aku terlalu banyak menyia-nyiakan waktu. Banyak hal bodoh yang tak seharusnya terjadi. Cowok memang terlambat dewasa, kalau cewek sih walau masih umur 20 bisa jadi udah dewasa cara berfikirnya. Aku kadang suka galau sendiri tanpa tau penyebabnya. Tampaknya semua luka ku belum sembuh benar. ”Expectation is the root of all heartache” begitu kata Shakespeare. Ya benar, hidupmu, masalahmu atau siapapun ga mungkin bisa menyakitimu. Yang bisa menyakitimu adalah setiap harapanmu yang tidak kesampaian. Setiap harapanmu yang tidak menjadi kenyatan akan menjadi kesedihan. Sebagai penutup aku akan mengutip penggalan lirik Hoobastank The Reason. I’m not a perfect person (Aku bukanlah orang yang sempurna). As many things i wish i didn’t do (Banyak hal yang kuharapkan, tak dapat aku lakukan).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s